hari ini masuk sms dari sorang ibu yang kuatir akan anaknya yang sudah tidak mau lagi menggunakan obat yang saya resepkan. Saya diminta untuk memberi support buat anaknya. Saya sudah hampir lupa dengan kasus ini. saya turuti permintaan ibu tersebut, dan cukup terkejut juga keika mendengar tangisan yang memilukan dari si pasien.
Vitiligo, memang penyakit yang membuat pasien menjadi rendah diri, terlebih di jaman yang sekarang lebih mementingkan penampilan fisik dibanding hati. Bagi teman-teman yang menderita penyakit ini, saya selalu meluangkan waktu banyak untuk mendengarkan dan menerangkan tentang penyakit ini.
Alhamdulillah, penyakit ini hanya mengenai kulit dan tidak mengenai bagian tubuh yang lain. Penyakit ini memang belum diketahui penyebabnya dengan pasti, banyak teori berkembang, tetapi tidak satupun yang pasti, sehingga pengobatannyapun masih terbatas menutupi bercak putih yang sudah ada.
Pengobatan yang terbaik adalah, menerima penyakit ini dengan ikhlas, karena banyak penderita vitiligo ini yang bisa sembuh dengan sendirinya. Jika sulit diobati, bisa dengan menggunakan cover mark, seperti alas bedak yang menyerupai warna kulit.
Saya cuma bisa bilang..jangan sedih ya..tapi mungkin lewat blog ini saya dengan senang hati berbagi dengan penderita vitiligo yang ingin lebih banyak tahu tentang penyakit ini.
